bismilah

Sabtu, 8 Oktober 2011

from millatfacebook...

evi silvia
evi silvia menulis di September 29, 2011.

Assalam o Alikum

Beginikah cara kerja sesuatu yg engkau sebut dgn cinta..??
engkau bertemu seseorang lalu perlahan-lahan merasa nyaman berada didekatnya.
Ketika dia dekat, engkau akan merasa utuh, dan terbelah saat dia menjauh.

Keindahan cinta adlh saat engkau mersa ia memperhatikanmu tanpa engkau tahu,
Sewaktu rasa menyerah itu meringkusmu, mendengar namanya disebutpun akan menggigilkan akalmu,
Dan engkau mulai tersenyum dan menangis tanpa mau disebut GILA.


Berhati-hatilah..
Kelak..,hidup adalah ketika engkau menjalani hari2 dg optimis dan semangat tinggi, dan melakukan hal2 hebat..
Menikmati kebersamaan dengan teman2 baru,
Tergelak dan tertawa, membuat semua orang berpikir hidupmu telah sempurna.

Sementara, pada jeda waktu yg kau buat bisu..
Sewaktu langit merah oleh benda2 yg berpijar,
ketika sebuah lagu kenangan menyeretmu kemasa lalu
Wajah si dia pun memenuhi setiap sudut pandanganmu.

Maka bersiaplah engkau untuk kecewa..
Dan engkau mulai merengek kepada Tuhan,
meminta sesuatu yg sebenarnya dia belum halal untukmu !

Tahukah kamu, bahwa sebenarnya DIA cemburu padamu, kawan..!
engkau telah menduakan cintaNya yg dgn sukarela memberimu makan dan rejeki.
engkau menyepelekan cintaNya yg telah berpuluh-puluh tahun membuatmu hidup.
engkau menjauh dariNya padahal DIA yg memberimu segala kenikmatan dunia.

Saat engkau mengatakan kepadanya,'sungguh aku tidak bisa hidup tanpamu..',
Padahal BUKAN si dia yg memberimu nafas, tapi DIA Yang Maha Hidup Kekal yg memberimu udara utk bernafas.
Sungguh..sungguh..DIA cemburu padamu, kawan..
Lalu dimana sebenarnya hati dan cinta kita..?? kau kemanakan DIA selama ini..??
Apakah kau gantung di langit sana? diatas rasi bintang yg kau sebut Galaksi Cinta..??


Ah..CINTA. Lagi - lagi Cinta. Makhluk apa kau ini?
Wujudmu tak kasat mata, baumu pun tak terendus panca indera.
Cinta…..dimanakah ia berada?
Apakah tersirat di tebaran kata para pujangga?
Syair sebuah tembang asmara atau pesona kuntum bunga kala musim penghujan tiba?
Bukankah cinta yang demikian akan usai bila tlah tiba waktunya? Wahai jiwa….kini ku sadar…..

Cinta sebenarnya ada pada hati yang pasrah seraya meratakan kening pada hamparan sajadah….
Hati yang tak pernah lelah….merengkuh pada Sang Pemiliknya.
Dan tangan itu segera memencet tombol-tombol untuk membalasnya
Bagi mereka yang mengupayakan cinta
Hanya ada iklim hangat dan iklim sejuk Meski ada goda aurora dan pelangi khatulistiwa.

Bagi mereka yang mengupayakan cinta..
Setiap musim membagi cinderamata Kristal salju, kuntum bunga, pasir pantai, serasa hangat bagai payung dan layang-layang.


Bagi mereka yang mengupayakan cinta di tiap cuaca cerah berbagi
harapan, awan bersulam rahmat, hujan menyanyi rizki, badai mengeratkan
peluk, dan tiba-tiba..syurga mengetuk pintu rumah.

Maka jika engku benar2 telah mengenal CINTA..
Jemputlah ia dengan cara yg benar dan HALAL !

^.^ Tulisan inipun kuakhiri dengan SENYUM ^.^

Jumaat, 9 September 2011

uNtUk MU WaNitA

Wanita solehah itu aurat dijaga,
Pergaulan dipagari,
Sifat malu pengikat diri,
Seindah hiasan di dunia ini.

Keayuan wanita solehah itu, tidak terletak pada kecantikan wajahnya,
Kemanisan wanita solehah, tidak terletak pada kemanjaannya,
Daya penarik wanita solehah itu,
Bukan pada kemanisan bicaranya yang mengoncang iman para muslimin,
Dan bukan pula terletak pada kebijaksanaannya bermain lidah, memujuk rayu,
Bukan dan tidak sama sekali.

Kepetahan wanita solehah,
Bukan pada barang kemas atau perihal orang lain,
Tapi pada perjuangannya meningkatkan martabat agama.

Nafsu mengatakan wanita cantik dengan paras rupa yang indah bak permata yang menyeri alam,
Akal mengatakan wanita cantik atas kemajuan dan kekebalannya dalam ilmu serta pandai dari segala aspek ,
Hati menyatakan kecantikan wanita hanya pada akhlaknya,
Itupun seandainya hati itu bersih untuk menilai.

Wahai wanita jangan dibangga dengan kecantikan luaran,
Kerna satu hari nanti ianya akan lapuk di telan zaman,
Tetapi jaga dan peliharalah kecantikan dalaman ,
Agar diri ini bersih dan sentiasa mendapat Rahmat Ilahi,
Wahai wanita jangan berbangga dengan ilmu duniawi yang kau kuasai ,
Kerna ada lagi manusia yang lebih berpengetahuan darimu ,
Wahai wanita jangan pula berdukacita atas kekurangan dirimu,
Kerna ada lagi insan yang lebih malang darimu.

Wahai wanita solehah jangan dirisau akan jodohmu,
Kerana muslimin yang bijaksana itu tidak akan terpaut pada wanita hanya kerana kecantikannya ,
Bersyukurlah diatas apa yang ada,
Serta berusaha demi keluarga, bangsa dan agama.

Isnin, 5 September 2011

LEMBARAN HIDUP WANITA SOLEHAH

Assalamualaikum...

(ruang tamu) dlm keadaan yg tngah ..wat xsigment.. tiba2..
terlintas di hati ini.. untk menjadi .
"SEORANG WANITA SOLEHAH"

SOLEHAH???
perkataan yg baik...
&
nama yg indah..

namun...bg seorg perempuan.. sngt sukar utk menjadi solehah.. jika.. ia
tidak beristiqamah dlm melakukan pkra yg menjadi kan dirinya seorg yg solehah..
dgn plbagi godaan dunia yg perlu dilalui.. cabang2 onak dan duri yg perlu di jalani.

mungkin mudah untk menjadi seorang yg solehah jika..kita..
menpunyai keyakinan dan kekuatan akidah...serta ibadah yg khusyuk...
iaitu dgn mengamalkan amar makruf dan nahi mungkar....
serta meminta pada yg ESA .. agr sentiasa di beri ruang dan peluang utk melakukan perubahan.
bg mencapai gelaran "SOLEHAH"

NAMUN DIRI INI TELAH DIGARI DAN HATI INI JUGA TELAH DIPENJARAI TIADA
KEKUATAN UTK MELAWANNYA...DAN..UNTUK TERLEPAS DARINYA..
WALAUPUN ...KDNG2 DIRI INI DPT MENEWASKANNYA..
NAMUN SERINGKALI JUGA TUMBANG OLEHNYA
ITU IALAH NAFSU !!
diri ini adlh hamba kepada ALLAH...bukan menjadi hamba kpd nafsu sendiri.

bgitulah dugaan yg perlu di harungi...bg seorang wanita... utk mengapai
"seorang wanita solehah"
bukannya mudah....utk di capai....!
kerana dugaan n cabaran..sentiasa.. ada...
dlm sekelip mata...





from millatfacebook

Nobody is perfect
Nobody is perfect menulis di September 3, 2011.
Senantiasa bersama Allah Ta'ala akan menjamin kebahagiaan anda. Apabila koneksi anda dengan Allah Azza wa Jalla terputus, pastilah itu menjamin kesengsaraan anda. Allah Ta'ala berfirman,


"...dan hati-hati mereka menjadi tenteram dengan berdzikir kepada Allah. Ingatlah, hanya dengan berdzikir (mengingat) Allah-lah hati akan menjadi tenteram. " (QS. ar-Ra'd : 28).


Orang yang senantiasa terkoneksi dengan Allah bukan berarti seseorang yang sempurna tanpa kesalahan dan dosa. Hanya saja, jika melakukan dosa ia cepat-cepat bertaubat dan kembali dalam kenikmatan bersama Allah. Berbuat baik hanya karena-Nya, bertaubat dari dosa hanya karena-Nya.


Asy Syibliy berkata :

.لو د فنتم حلاوة الوصلة , لعرفتم مرارة القطيعة


Kalau engkau telah mengubur manisnya dekat dengan Allah, maka baru engkau merasakan pahitnya jauh dari pada-Nya.


Dan sepantasnya manusia berusaha memberikan yang terbaik kepada Tuhan-nya, Tuhan yang selalu ada untuk mereka dikala bahagia ataupun menderita. Jika anda belum bisa melibatkan Allah dalam setiap waktu, luangkanlah sejenak saja waktu anda.


Wallahu subhanahu wa ta'ala a'lam


Referensi :


-Ibn Nasyib asy-Syuhud, Ali. Cintai Aku Meski Ku Tak Sempurna. Terjemahan oleh Irwan Raihan. 2009. Penerbit Indiva. Cet.I.

-Al-Banteniy, Nawawi. Nasehat Penghuni Dunia. Terjemahan oleh Drs. H. Aliy As'ad. 1983. Penerbit Menara Kudus.

Baca juga artikel saya yang lain-> Klik tulisan dibawah ini^_^


Taman Cinta Para Pecinta

~jazakumullah ahsanal jaza'~

Khamis, 1 September 2011

Bila Waktu Telah Berakhir-Opick

Bagaimana kau merasa bangga,

Akan dunia yang sementara,
Bagaimanakah bila semua hilang dan pergi,
Meninggalkan dirimu.

Bagaimanakah bila saatnya,
Waktu terhenti tak kau sedari,
Masikah ada jalan bagimu untuk kembali,
Mengulangkan masa lalu.

Dunia dipenuhi dengan hiasan,
Semua dan segala yang ada akan,
Kembali padaNya.

Bila waktu telah memanggil,
Teman sejati hanyalah amal,
Bila waktu telah terhenti,
Teman sejati tingallah sepi.

Ahad, 24 Julai 2011

from millatfacebook

Abu Mujaddid Al Karrafie
Abu Mujaddid Al Karrafie menulis di Juli 20, 2011.
Bismillah. Ada artikel bagus yang didapat dari berbagai sumber. Semoga menjadi amal shaleh, bermanfaat bagi semuanya. Amien.Ada beberapa nasehat Rasulullah SAW, menjelang datangnya bulan Ramadhan yang suci ini:


Bermohon kepada Allah Subhanahuwata’ala, dengan hati yang tulus dan suci agar Allah membimbing kita untuk melakukan Syiyam dan membaca Al quran. Celakalah orang yang tidak mendapat ampunan Allah SWT di bulan yang suci ini, kenanglah rasa lapar dan hausmu, kelaparan dan kehausan di hari akhir nanti, bersedekahlah kepada kaum fakir dan miskin. Muliakanlah orang tua, sayangilah yang muda, sambunglah tali silaturahim, jaga lisanmu, jaga pandanganmu dari apa yang tidak halal kamu pandang, dan jaga pendengaranmu dari apa yang tidak halal kamu dengarkan. Kasihanilah anak-anak yatim, dan bertaubatlah kepada Allah SWT dari segala dosa-dosamu. Dan barang siapa memuliakan anak yatim di bulan ini, Allah akan memuliakannya di hari ketika ia berjumpa denganNYA. Angkatlah tangan-tanganmu untuk berdoa saat shalatmu, karena saat itulah waktu yang paling utama ketika Allah Azza wa Jalla memandang hamba-hambaNYA dengan penuh kasih. Dia menjawab mereka ketika mereka menyeruNYA, menyambut mereka ketika memanggilNYA, dan mengabulkan doa-doa mereka ketika mereka berdoa kepadaNYA. Wahai manusia, sesungguhnya dirimu tergadai karena amal-amalmu, maka bebaskanlah dengan istighfar. Punggung-punggungmu berat dengan karena beban (dosa), maka ringankanlah dengan memperpanjang sujudmu.. Barang siapa diantaramu memberi buka kepada orang mukmin yang berpuasa di bulan ini, maka disisi allah pahalanya sama dengan orang yang membebaskan budak dan ia diberi ampunan atas dosa-dosanya yang lalu. Barang siapa yang membaguskan akhlaqnya di bulan ini, ia akan berhasil melewati shirat pada hari ketika kaki-kaki tergelincir. Barangsiapa yang meringankan pekerjaan orang-orang yang dimiliki tangan kanannya (pegawai/pembantu), maka allah akan meringankan pemeriksaan di hari akhir. Dan barangsiapa menahan kejelekan dibulan ini, maka Allah akan menahan murkaNYA di hari ketika ia berjumpa denganNYA. Barangsiapa melaksanakan salat sunah dibulan ini, maka Allah akan menuliskan baginya kebebasan dari api neraka, dan barangsiapa melaksanakan salat fardhu, baginya adalah ganjaran seperti melakukan 70 salat fardhu di bulan lain. Wahai manusia, sesungguhnya pintu-pintu surga dibukakan untukmu, maka mintalah kepada Allah agar tidak akan pernah menutupnya untukmu. Pintu-pintu neraka tertutup, maka mintalah kepada Rabbmu, agar tidak akan pernah dibukakan untukmu, syetan-syetan terbelenggu, maka mintalah agar mereka tidak lagi pernah menguasaimu. Amirul mukminin K. W berkata: aku berdiri dan berkata: “ ya Rasulallah, apa amal yang paling utama di bulan ini?” jawab Nabi SAW; “ ya abal Hasan, amal yang paling utama di bulan ini adalah menjaga diri dari apa yang diharamkan Allah”

Selasa, 28 Jun 2011

evi silvia
evi silvia menulis di Juni 27, 2011.

Bersama Khadijah

Muhammad digambarkan sebagai seorang berperawakan sedang. Tidak kecil dan tidak besar. Rambutnya hitam berombak dengan cambang lebar. Matanya hitam, roman mukanya seperti selalu merenung. Ia gemar pula berhumor, namun tak pernah sampai tertawa terbahak yang membuat gerahamnya tampak. Ia juga tak pernah meledak marah. Kemarahannya hanya terlihat pada raut muka yang serius serta keringat kecilnya di dahi. Muhammad inilah yang dipertimbangkan Khadijah sebagai suaminya.

Saat itu Khadijah binti Khuwailid berusia 40 tahun -15 tahun lebih tua dibanding Muhammad. Ia pengusaha ternama di Mekah. Bisnisnya menjangkau wilayah Syria -daerah yang menjadi persimpangan antara "Jalur Sutera" Cina-Eropa dengan jalur Syria-Yaman. Ia cantik, lembut namun sangat disegani masyarakatnya. Orang-orang Mekah menjulukinya sebagai "Ath-Thahirah" (seorang suci) dan "Sayyidatul Quraish" (putri terhormat Quraish)." Khadijah dan Muhammad sama-sama keturunan Qushay.

Khadijah lalu menyampaikan keinginan menikah tersebut pada Muhammad, melalui Nufaisa -sahabatnya. Muhammad sempat gamang. Ia tidak punya apa-apa untuk menikah. Namun kedua belah pihak keluarga mendukung mereka. Dengan mas kawin 20 unta, Muhammad menikahi Khadijah. Paman Khadijah, Umar bin Asad menjadi wali lantaran Khuwailid telah meninggal sebelum Perang Fijar. Muhammad kemudian tinggal di rumah Khadijah.

Keluarga mereka tenteram dan damai. Pada usianya yang terbilang tua, Khadijah masih melahirkan enam anak. Dua anak pertama, Qasim dan Abdullah meninggal selagi kecil. Empat putri mereka tumbuh hingga dewasa. Zainab yang sulung dinikahkan dengan keponakan Khadijah, Abul'Ash bin Rabi'. Ruqaya dan Ummi Khulthum dinikahkan dengan kakak-adik putra Abu Lahab, paman Muhammad, yakni Uthba' dan Uthaiba. Setelah ajaran Islam turun, Abu Lahab meminta anak-anaknya menceraikan anak-anak Muhammad. Kelak mereka menikah dengan Khalifah Usman bin Affan, mula-mula Ruqaya yang kemudian wafat, lalu Ummi Khulthum. Si bungsu Fatimah masih kecil. Setelah masa Islam, Fatimah dinikahkan dengan Ali.

Perhatian pasangan Muhammad-Khadijah bukan hanya memikirkan keluarganya sendiri, melainkan juga orang lain. Setiap musim paceklik tiba, Halimah -Ibu susu Muhammad-selalu datang minta bantuan. Mereka akan membekali pulang Halimah dengan air serta bahan pangan yang diangkut unta untuk memenuhi kebutuhan warga desanya. Mereka juga menolong Abu Thalib dari kemiskinannya. Untuk itu, Muhammad menemui pamannya yang kaya Abbas untuk mengambil salah seorang anak Abu Thalib, Ja'far, sedangkan keluarga Muhammad mengasuh anak yang lain, Ali.

Muhammad mendapat penghormatan besar saat renovasi Ka'bah. Saat itu Ka'bah telah retak. Lokasinya di cekungan perbukitan batu, membuat Ka'bah selalu menjadi sasaran banjir di musim hujan. Masyarakat bermaksud membangun baru Ka'bah, namun tak seorang pun berani memulai merobohkannya. Setelah tertunda beberapa lama, Walid bin Mughirah memberanikan diri untuk memulai penghancuran itu. Ka'bah dibangun kembali hingga setinggi 18 hasta atau sekitar 11 meter. Pintunya ditinggikan dari tanah sehingga aman dari banjir. Enam tiang berderet tiga-tiga dipancangkan.

Untuk pembangunan itu, warga Mekah membeli kayu milik pedagang Romawi Baqum yang kapalnya pecah di dekat Jeddah. Baqum bahkan bersedia membantu pembangunan itu bila didampingi Kopti -tukang kayu Mekah. Pekerjaan berjalan lancar. Hubal, arca terbesar, telah dimasukkan ke dalam Ka'bah. Namun, kemudian muncul persoalan, yakni untuk menempatkan Hajar Aswad. Semua kabilah ingin mendapatkan kehormatan itu. Keluarga Abdud-Dar dan 'Adi bahkan telah mengangkat sumpah darah untuk menyerang siapapun yang akan mengambil tugas itu.

Orang tertua dan dihormati di antara mereka, Abu Ummayah bin Mughira dari Bani Makhzum, mengajukan usul. Urusan penempatan Hajar Aswad agar diserahkan pada orang pertama yang masuk ke pintu Shafa. Siapapun dia. Orang itu ternyata Muhammad Al-Amien.

Secara bijaksana, Muhammad melibatkan semua keluarga untuk meletakkan batu hitam itu. Caranya: ia membentangkan kain. Semua pemimpin keluarga dipersilakannya memegang pinggir kain. Muhammad mengangkat batu itu ke atas kain, lalu semua secara bersama-sama mengotong batu tersebut, kemudian Muhammad kembali mengangkat dan meletakkannya pada tempat semestinya. Semua puas